Cinta merupakan buah dari dinamika peradaban. cinta tidaklah dikenal kecuali oleh peradaban. sedangkan cinta yang dicurahkan oleh para lelaki yang kurang berperadaban terhadap wanita, begitu pula keintiman mereka, mirip dengan tabiat pada sebagian besar hewan yang melakukan persetubuhan sepanjang kehidupannya dalam rangka mempertahankan keturunannya.
Dengan memiliki akal yang yang berfungsi untuk mengontrol perilaku manusia yang beradab, maka pada dasarnya seseorang yang menjalankan perintah agama berarti telah berkomitmen yang memberi nilai kemanusiaan yang baru, itulah sebabnya kita sebagai seorang muslim yang beriman dan berkomitmen tinggi dalam menjalankan perintah agama akan memiliki rasa keagamaan yang tinggi pula sehingga dapat mengontrol dirinya dari gejolak syahwatnya dan terhindar dari kemaksiatan yang ada didepan matanya.
dalam hal ini peradaban dalam arti komitmen dengan agama, berarti kemampuan untuk mengendalikan diri atas nama Allah Ta'ala. dengan konsekuensi pahala di akhirat. jadi bukan sekedar mencari selamat dari jeratan undang-undang di dunnia.
semoga kita sebagai genarasi muslim dan muslimah yang beriman selalu bisa menjaga diri dari kesenangan dunia yang sesaat ini.......
bukan cinta namanya kalau tidak menghasilkan kemampuan kepribadian. tempat jiwa dapat melambung tinggi, diantara spritualitas manusia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar